Cara Bermain Crypto

Saham vs Crypto, Apa Saja Perbedaannya?

Saham dan crypto mungkin bukan sesuatu yang asing lagi di telinga Anda, terutama bagi Anda yang aktif di dunia investasi. Meskipun saham telah lama eksis dan banyak diminati, akhir-akhir ini perhatian masyarakat tercurah sepenuhnya pada crypto. Cara bermain crypto yang serupa dengan saham membuat masyarakat lebih percaya diri untuk terjun berinvestasi.

Namun demikian, meskipun terlihat mirip namun keduanya mempunyai perbedaan dari berbagai sisi. Yuk, kenali terlebih dahulu sebelum terjun ke dalam dunia investasi crypto. 

4 Perbedaan Saham vs Crypto

Ada kurang lebih 4 perbedaan saham vs crypto yang perlu Anda catat. 

1. Waktu Dagang

Perbedaan utama adalah waktu dagang. Perdagangan di investasi saham hanya terjadi pada hari kerja–itupun terbagi menjadi dua sesi, yaitu pada jam 9 pagi hingga jam setengah 11 dan pada jam 1 siang hingga jam 2 lewat 50 menit. 

Sedangkan crypto selalu aktif selama 24 jam, walaupun hari libur. Pihak yang terlibat dalam investasi crypto perlu tahu waktu-waktu mana yang terjadi banyak transaksi. Sebab jika transaksi naik, harga akan lebih bergerak.

Umumnya, waktu-waktu ramai ini terjadi pada dini hari. Jadi, Anda harus selalu siap pada subuh. 

2. Satuan Transaksi

Perbedaan kedua adalah satuan transaksi. Transaksi saham di Indonesia mewajibkan untuk bertransaksi minimal 1 lot (100 lembar). Jadi, modal yang harus ditanamkan sekitar 200 ribu rupiah jika harga per saham adalah 2 ribu rupiah.

Sedangkan crypto, harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta. Anda mungkin mengira mustahil untuk yang tidak mempunyai modal besar. Namun, tidak perlu cemas karena Anda tetap bisa membeli pecahan kecil.

3. Platform Perdagangan Elektronik

Selanjutnya, yang berbeda adalah pada platform tradingnya. Anda bisa bertransaksi saham dengan menjadi nasabah di perusahaan sekuritas terbaik. Namun, crypto hanya bisa terjadi lewat platform spesifik untuk bertukar crypto.

4. Fee Transaksi Saham vs Crypto

Perbedaan terakhir adalah pada fee transaksi saham vs crypto. Umumnya saham membutuhkan fee transaksi pada jual beli sekitar 0,3 % setiap transaksi. Ini pun akan berbeda di tiap perusahaan sekuritas yang Anda pilih.

Sedangkan crypto mempunyai fee transaksi yang cukup beragam. Biayanya ada ditentukan sesuai dengan exchange apa yang Anda gunakan. 

Saham memang sudah dikenal sejak lama. Namun, Anda bisa mencoba investasi crypto untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Apapun pilihan Anda, saham vs crypto, ada baiknya untuk Anda mempelajari terlebih dahulu sebelum menanamkan modal. Setelah itu pilihlah platform terbaik untuk melakukan investasi tersebut, misalnya saja Nanovest yang memingkinkan Anda untuk membeli saham Amerika dan crypto sekaligus dalam satu aplikasi. Dengan begitu, Anda bisa mencoba dan membandingkan langsung keuntungan dari kedua aset investasi tersebut.

 

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *