Street food atau makanan jalanan menjadi daya tarik utama di banyak negara. Selain harganya yang terjangkau, street food juga menawarkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di restoran. Namun menurut palatevoyage, bagi wisatawan Muslim, mencari makanan halal bisa menjadi tantangan tersendiri.
Jika Anda mencari street food halal yang lezat dan aman untuk dicoba, berikut adalah rekomendasi beberapa makanan jalanan dari berbagai negara yang tidak hanya menggugah selera tetapi juga halal!
1. Kebab – Turki
Siapa yang tidak kenal kebab? Makanan khas Turki ini sudah populer di berbagai negara. Kebab terbuat dari potongan daging yang dipanggang di atas pemanggang vertikal, kemudian diiris tipis dan disajikan dalam roti pita atau tortilla bersama dengan sayuran segar dan saus khas.
Terdapat beberapa jenis kebab, seperti:
✅ Döner Kebab – Kebab dengan daging yang dipanggang secara berputar
✅ Shish Kebab – Daging yang ditusuk dan dipanggang seperti sate
✅ Iskender Kebab – Daging kebab dengan saus tomat dan yogurt
Kenapa harus mencoba?
- Rasanya lezat dengan perpaduan daging empuk dan bumbu yang khas
- Mudah ditemukan di berbagai negara dengan sertifikasi halal
2. Nasi Lemak – Malaysia
Jika Anda berkunjung ke Malaysia, jangan lewatkan Nasi Lemak, makanan jalanan yang menjadi favorit banyak orang. Nasi lemak terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, disajikan dengan sambal pedas, telur rebus, kacang tanah, ikan teri goreng, dan mentimun.
Beberapa warung juga menyajikan nasi lemak dengan tambahan lauk seperti ayam goreng, rendang, atau sotong pedas.
Kenapa harus mencoba?
- Perpaduan rasa gurih, manis, dan pedas yang menggugah selera
- Dijamin halal dan mudah ditemukan di warung kaki lima
3. Samosa – India & Timur Tengah
Samosa adalah makanan ringan berbentuk segitiga yang berisi campuran kentang, daging cincang, bawang, dan rempah-rempah, lalu digoreng hingga renyah. Makanan ini berasal dari India tetapi juga populer di Timur Tengah dan Afrika.
Samosa sering disajikan dengan saus chutney atau saus yogurt untuk menambah cita rasa.
Kenapa harus mencoba?
- Teksturnya renyah dengan isian berbumbu khas
- Mudah ditemukan di pasar malam dan gerai makanan halal
4. Falafel – Timur Tengah
Falafel adalah camilan khas Timur Tengah yang terbuat dari kacang arab atau kacang fava yang dihaluskan, dicampur dengan rempah-rempah, lalu digoreng hingga renyah. Biasanya, falafel disajikan dalam roti pita dengan tambahan sayuran segar dan saus tahini.
Makanan ini sangat populer di negara-negara seperti Mesir, Lebanon, dan Turki.
Kenapa harus mencoba?
- Cocok untuk vegetarian karena tidak mengandung daging
- Renyah di luar, lembut di dalam, dengan rasa rempah yang khas
5. Martabak Manis – Indonesia
Martabak manis adalah street food khas Indonesia yang banyak digemari. Makanan ini mirip dengan pancake tetapi lebih tebal dan berisi berbagai topping seperti cokelat, kacang, keju, dan susu kental manis.
Selain martabak manis, ada juga martabak telur yang berisi daging cincang, telur, dan daun bawang yang dibungkus dengan adonan tipis lalu digoreng hingga garing.
Kenapa harus mencoba?
- Rasa manisnya pas dengan tekstur yang lembut dan legit
- Martabak telur kaya akan rasa dan cocok untuk pencinta makanan gurih
6. Bánh Mì – Vietnam
Bánh Mì adalah sandwich khas Vietnam yang menggunakan roti baguette yang renyah di luar tetapi lembut di dalam, diisi dengan berbagai bahan seperti daging panggang, telur, sayuran segar, dan saus spesial.
Di Vietnam, terdapat banyak penjual Bánh Mì halal yang menggunakan daging ayam atau sapi sebagai pengganti daging babi.
Kenapa harus mencoba?
- Perpaduan roti yang renyah dengan isian yang segar dan lezat
- Pilihan halal semakin banyak tersedia di Vietnam
7. Takoyaki – Jepang
Takoyaki adalah camilan berbentuk bola yang terbuat dari adonan tepung yang diisi dengan potongan gurita, lalu dipanggang dalam cetakan khusus. Makanan ini berasal dari Osaka dan kini populer di berbagai negara.
Bagi wisatawan Muslim, pastikan memilih takoyaki yang halal karena beberapa saus atau campurannya bisa mengandung bahan non-halal.
Kenapa harus mencoba?
- Renyah di luar, lembut di dalam, dengan isian yang gurih
- Bisa dinikmati dengan berbagai topping seperti keju atau saus pedas
8. Shawarma – Timur Tengah
Shawarma mirip dengan kebab, tetapi lebih banyak ditemukan di negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi dan Mesir. Daging shawarma dipanggang secara perlahan di pemanggang vertikal dan disajikan dengan roti pita atau tortilla bersama saus dan sayuran segar.
Shawarma ayam dan sapi lebih mudah ditemukan dalam versi halal di berbagai negara.
Kenapa harus mencoba?
- Dagingnya juicy dan bumbunya kaya rasa
- Porsi yang mengenyangkan dengan harga terjangkau
9. Churros – Spanyol
Churros adalah makanan ringan berbentuk panjang yang terbuat dari adonan tepung yang digoreng hingga renyah, lalu ditaburi gula dan kayu manis. Biasanya churros disajikan dengan saus cokelat atau karamel.
Di Spanyol dan negara-negara Amerika Latin, churros sangat populer sebagai camilan sore hari. Banyak penjual churros halal yang tidak menggunakan bahan non-halal seperti lemak babi.
Kenapa harus mencoba?
- Renyah dan manis dengan rasa khas kayu manis
- Cocok sebagai camilan sambil jalan-jalan
10. Kue Lapis Legit – Indonesia
Kue lapis legit adalah salah satu jajanan tradisional Indonesia yang juga sering dijual di pinggir jalan. Kue ini dibuat dari lapisan-lapisan tipis adonan yang dipanggang satu per satu, menghasilkan tekstur lembut dan rasa manis yang khas.
Bahan-bahannya seperti mentega, telur, dan tepung umumnya halal, sehingga aman dikonsumsi oleh wisatawan Muslim.
Kenapa harus mencoba?
- Teksturnya unik dengan rasa yang kaya
- Bisa dijadikan oleh-oleh khas Indonesia
Kesimpulan
Menjelajahi street food di berbagai negara bisa menjadi pengalaman kuliner yang menyenangkan. Namun, bagi wisatawan Muslim, penting untuk memastikan makanan yang dikonsumsi halal dan aman. Dari kebab Turki hingga martabak Indonesia, ada banyak pilihan street food halal yang lezat dan mudah ditemukan.
Jadi, mana street food halal yang paling ingin Anda coba?
