Ratusan Orang Kepung Rumah Penipu yang Gelapkan Rp 60 Miliar, Ibu Pelaku Histeris Rumah akan Dibakar

Seorang pria bernama Sugianto atau Anto diduga membawa kabur uang mitranya sebesar Rp 60 miliar. Uang itu ia kumpulkan dari investasi Bintang Maha Wijaya (BMW) miliknya. Akibatnya, ratusan orang mengepung rumah ibu Sugianto hingga hendak membakarnya.

Seorang pemuda berpakaian hitam membawa dua buah botol bahan bakar berjenis pertalite, langsung menyiramkan ke rumah Ibu Anto. "Bakar," teriak masa yang mengepung rumah tersebut, Jumat (13/11/2020) dini hari. Ibu yang duduk di kursi yang tepat di depan pintu histeris dan berteriak.

"Kubakar rumah ini kalau dia enggak keluar," kata pria tersebut. Namun ibu itu masih tetap bersikukuh dan mengatakan tidak mengetahui di mana keberadaan anaknya. "Enggak tahu," jawabnya sembari menangis.

Mendengarkan hal tersebut, pria itu kembali menyiramkan bensin yang berada digenggamannya. Tak puas dengan rumah ibu Anto, pria itu kembali menyiram bensin rumah kakak di duga pelaku yang bernama Lina. "Lina, kau keluarkan adik kau itu. Jangan kau sembunyikan dia. Ku bakar rumah kau ini," teriak pria itu sembari menggedor rumah Lina yang berada tepat di rumah ibu Anto.

Terlihat wanita tersebut keluar dari rumah dan mencoba menelepon diduga Anto. "Ga ngangkat dia," ujar Lina. Gamau tau aku, kalian sembunyikan dia, Kalian jangan maen maen samaku. Keluar gilakku," timpal pria berbaju hitam itu.

Masa yang terlanjur marah dan kecewa tak dapat menjumpai Antopun, mengancam akan tetap berada di lokasi tersebut meskipun pagi hari tiba. Namun, pihak kepolisian dari Polsek Air Joman datang dan menganjurkan para korban untuk buat laporan. "Gini aja pak, buat laporan saja. Nanti kita proses," ujar salah satu polisi.

Namun warga menolak dan tak mempercayai perkataan polisi. "Dia megang Rp 60 miliar, dikasihnya aja 1 miliar, sudah selesai kita. Dia bebas," kata pria berpakaian hitam. Dalam diskusi tersebut, korban dan Polisi sepakat.

Masa akan bubar, bila ada satu orang keluarga yang menjadi jaminan. "Gini, ini surat perjanjian ada. Dibilangnya kalau ga dibayarnya, keluarganya sebagai jaminan.

Kami maunya gitu, keluarganya jaminan. Sesuai surat yang dibuatnya kemarin di Limapuluh (nama tempat)" kata pria berbaju hitam. Akhirnya, kesepakatan tersebut diambil, dan Lina, wanita berbaju kuning inipun dibawa oleh pihak polsek untuk di tahan 24 jam kedepan.

Masa mengancam akan melakukan aksinya kembali pada Sabtu (14/11/2020) malam, dengan membawa masa lebih banyak lagi. Diketahui surat perjanjian itu bertuliskan bahwa Sugianto alias Anto, menjaminkan empat orang keluarganya. Di mana ada Supri (66) ayah Anto, Suarti (60) ibu kandung, Lina (42) Kakak kandung, dan Ira (38) adik kandung.

"Bahwa saya benar telah menerima titipan uang dari mitra BMW Cash Sebesar Rp 60.000.000.000, atau dengan jumlah mitra sebanyak 1000 orang mitra/terlampir. Untuk selanjutnya bertanggung jawab terhadap uang/modal titipan tersebut dari seluruh mitra yang ada. Dan dalam hal ini, Orang tua saya, istri saya, kakak saya, adik saya, juga bertanggungjawab atas hal ini.

Sekaligus mereka yang menjamin saya, apabila saya melarikan diri. Dan jaminan modal dari BMW Cash tersebut, turut saya lampirkan beberapa surat sebagai aset jaminan modal mitra BMW Cash yang saya dirikan," isi surat tersebut.

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *